SURAT TERBUKA Untuk Bupati Enrekang

CEO FORMASPUL
Kepada yth,
Bapak Bupati Enrekang 
Drs.H.Muslimin Bando,.M.pd

Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Dengan Hormat,

Saya sampaikan surat terbuka ini sebagai bentuk kepedulian terhadap tanah kelahiran.
Tana rigalla tanah riabbusungngi

Dengan adanya surat ini semoga dapat memberikan masukan kepada para stekholder agar dalam menjalankan roda pemerintahan berjalan sesuai rel dan harapan masyarakat.

Menanggapi berbagai issu yang berkembang akhir akhir ini baik dari media sosial ataupun perbincangan dari warung kopi yang semakin liar maka saya memandang perlu untuk menyampaikan demi kebaikan bersama. 

Keterpilihan bupati pasangan MBA merupakan representasi dari pilihan masyarakat Kab.Enrekang dan saya adalah salah seorang bersama teman-teman yang lain ikut andil dalam keterpilihan pasangn MBA pada saat itu. Oleh sebab itu secara moril merasa bertanggung jawab untuk menyampaikan hal hal yang saya anggap penting untuk disampaikan.

Masih sangat segar ingatan sayaa pada saat pidato kemengan pasangan MBA dirumah bapak bupati terpilih saat itu,dan saya menaruh harapan besar bersama masyarakat yang berkumpul saat itu bahwa pemerintahan ini akan berjalan baik karena pasangan MBA adalah pasangan yang sangat ideal,dimana pasangan ini berasal dari latar belakang yang berbeda dan bisa saling mengisi kekosongan masing2. Yang menarik pada saat itu adalah kata kata pamungkas yang disampaikan oleh bapak bahwa "lupakan proses pemilihan mari kita bersatu tidak ada lawan hari ini tapi menyatu dalam menyambut kemenangan ini, tidak ada bombe tdk ada dendam." Inilah yang membuat eksepektasi masyarakat yang semakin besar.

Bapak Bupati yang terhormat atas espektasi tersebut maka bapak sebagai pemegang tertinggi kekuasaan dalm daerah kabubaten harus mampu menjawab harapan besar tersebut.Untuk mewujudkan hrapan itu maka Perlu kerja sama yang baik antara semua unsur,legislatif,eksekutif & yudikatif serta masyarakat itu sendiri. Jadi setiap pengambilan kebijakan mestinya harus mendengarkan lebih dulu denyut nadi masyarakat.

Bapak bupati yang terhormat...
Jabatan ini adalah sementara,usia paling lama 10 tahun jika bapak dan masyarakat masih menginkan untuk bapak jadi bupati,setelah itu kita akan meninggalkannya. Waktu itu sangatlah singkat untuk memberikan yang terbaik bagi masyrakat yang bapak pimpin.

Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mau mendengar suara rakyatnya, oleh sebab itu melalui surat ini saya sampaikan :
  1. Sebagai orang yang berada dilingkaran bapak pada saat pemilihan maka saya memandang perlu untuk menyampaikan hal ini.
  2. Sebagai warga masyarakat kab.enrekang memiliki hak yang sama dalam menyampaikan pendapat.
  3. Jabatan bupati adalah jabatan duniawi yang akan diminta pertanggung jawaban di hari akhir
  4. Bahwa hendaknya bapak bupati dalam pengbilan keputusan meminta pertimbagan para ahli sehingga tdk terkesan buru2 dan serta memenuhi standar aturan dan yang paling penting adalah memenuhi rasa keadialan bagi masyarakat yang bapak pimpin.
  5. Bahwa kepemimpinan ini adalah kepemimpinan bagi seluruh masyarakat kabupaten enrekang bukan pemimpin kolega apa lagi keluarga sehingga jika ada keputusan yang perlu dianulir maka sebagai pemimpin harus berjiwa besar untuk menganulir keputusan tersebut demi tatanan birokarsi yang lebih baik.
  6. Bahwa dlam pembangunan infrastruktur kuantitas dibutuhkan tp kwalitas tdk kalah pentingnya sehingga pengawasan terhadap pelaksanaan pekerjaan harus ketat. Kalau merasa perlu untuk melibatkan pihak lain yang independen dalm pengawasan dan tdk bertentangan dengan kewenangan bapak sebagai bupati maka itu harus dilakuakan
  7. Pengawasan yang sy maksudkan adalah pengawasan mulai dari proses perencanaan,pelelangan sampai pada proses pekerjaannya dilapangan sehingga tdk ada celah orang melakukan kesalahan.
  8. Masyarakat enrekang adalah masyarakt terdidik dan mereka telah mengabdi diberbagai instansi dan memiliki kwalifikasi yang mumpuni ada Dr. Ada Prof sy kira mereka tdk akan berkeberatan jika diundang ke enrakang untuk mengaplikasikan ilmu mereka.
  9. Peran & keterlibatan kami dalam proses pemilihan bapak bupati telah selesai dan sekarang kami berkewajiban untuk memperjuangkaan hak-hak rakyat. Jika bapak bupati berpihak pada rakyat maka kita akan bermitra tapi jika yang terjadi adalah sebaliknya maka kita adalah musuh (dlm konteks politik).

Demikian surat tebuka ini saya sampaikan sebagai rasa empati terhadap masyarakat kab.enrekang. mudah2an bapak bupati tetap bersama mereka...amiin

Sorong, 14 Februari 2016

Hormatku,

Ir. Mustaming Nanda
CEO Formaspul