Dunia Terinspirasi Budaya Demokrasi Subak

Sistem Irigasi di Bali (Subak)

Formaspul - Ketika penetapan sebagai warisan budaya dunia oleh badan PBB untuk pendidikan, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan (UNESCO), sistem pengairan sawah "Subak" di Bali, menjadi inspirasi bagi pengembangan konsep-konsep pembangunan berkelanjutan di dunia termasuk sistem demokrasi.

Budaya kita merupakan sumber kekuatan budaya demokrasi dan budaya tertua sejak ribuan tahun lalu yang termanisfestasi melalui tata kelola pengairan, kata seorang pejabat kementerian Kebudayaan di masa pemerintahan SBY.

Subak, biasanya memiliki pura yang dinamakan Pura Uluncarik, atau Pura Bedugul, yang khusus dibangun oleh para petani dan diperuntukkan bagi dewi kemakmuran dan kesuburan dewi Sri. Sistem pengairan ini diatur oleh seorang pemuka adat yang juga adalah seorang petani di Bali.

Sistem Subak harus dilindungi keberadaannya baik melalui perlindungan yang bersifat kasat mata (benda) atau tidak kasat mata (tak benda).
Oleh karena itu, pemerintah, ujarnya, sedang menyusun rencana aksi berupa program-program sebagai tindak lanjut pelestarian Subak.

“Program ini dilakukan untuk pengembangan berkelanjutan dan pembangunan sarana dan prasarana,” kata pejabat tersebut.

Menurutnya, program perlindungan ini merupakan pemaknaan dari filosofi Tri Hita Karana, yaitu konsep kehidupan menjaga kearifan-kearifan lokal dan keseimbangan hubungan antara manusia dengan manusia, alam, dan Tuhan.

Program lain adalah pengendalian dan perlindungan terhadap kualitas lingkungan. Dalam hal ini, Pura berperan sebagai salah satu titik pengendali yang sangat penting dari tata kelola pembagian air.

Perjuangan pemerintah untuk memperoleh pengakuan atas sistem Subak mencapai 12 tahun karena filosofi dan sistem Subak sangat kompleks.

“Pengakuan ini telah mengalami perjuangan panjang 12 tahun melibatkan banyak pakar, pemikir dan berbagai pihak yang berperan penting menyukseskan pengakuan budaya dunia ini,” ujarnya.

Ia mengingatkan pengakuan dunia atas Subak merupakan awal dari perjuangan untuk menjaga, melestarikan, melindungi, dan mengembangkan kekayaan budaya.

Ia berharap, kebudayaan Indonesia bisa menjadi sumber inspirasi dan sumber dari peningkatan kesejahteraan masyarakat. (red-frm)