Breaking News

Pengalaman Saya Jalan-jalan ke Makassar, Anda Bagaimana?

Makassar merupakan ibu kota dari Provinsi Sulawesi Selatan. Jika melihat peta, maka letaknya ada di “kaki kiri” pulau Sulawesi. Menurut Wikipedia Indonesia, Makassar merupakan kota terbesar di wilayah timur Indonesia dan wilayah metropolitan terbesar kedua di luar Pulau Jawa, setelah Kota Medan. Tapi bagi saya, justru yang ada di kepala saya ketika mendengar Kota Makassar adalah soal demo mahasiswanya, mahasiswa daerah lain tidak ada apa-apanya, hehe.
Oh iya, saya suka jalan-jalan (travelling/backpacking), terutama jika kondisi keuangan dan waktu memungkinkan. Saya lebih memilih solo backpackingdibandingkan berkelompok. Solo backpacking ini ada kelebihan dan kekurangannya. kelebihan dari solo backpacking adalah kebebasan. Kita bebas menentukan akan kemana, mau makan apa, istirahat dimana dst. Namun kekurangannya juga banyak, salah  satunya, setiap ingin berfoto selalu meminta bantuan dari orang lain, hehe.
Solo backpacking waktu itu menghabiskan waktu sekitar 1.5 bulan dan Makassar menjadi salah  satu kota destinasi saya selain Banjarmasin, Palangkaraya, Balikpapan, Kendari, Gorontalo dll.
Konro Bakar
Sebelum ke Makassar, saya terlebih dahulu mendatangi beberapa kota di Kalimantan. Di Kalimantan saya bertemu dengan banyak orang baik, pengalaman di Kalimantan mungkin akan saya ceritakan berikutnya. Karena pertimbangan waktu dan uang, Perjalanan ke Pulau Kalimantan saya akhiri di Balikpapan.

Tiba di Makassar

Salah satu unsur penting dalam backpacking adalah manajemen uang. Uang yang kita keluarkan harus kita atur sedemikian rupa agar destinasi yang kita tuju banyak, namun pengeluaran tetap sedikit. Menggunakan pesawat sebenarnya bukan pilihan yang tepat, namun lagi-lagi karena pertimbangan waktu, saya memilih untuk menggunakan pesawat dibandingkan kapal. Saat itu saya kejar-kejaran dengan jadwal wisuda saya di Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Tazkia, Bogor.
Perjalanan dari Bandara Internasional Sepinggan Balikpapan ke Makassar memakan waktu sekitar satu jam, alhamdulillah tanpa delay dan alhamdulillah landing dengan mulus.
Bandara Sultan Hasanuddin Makassar atau Sultan Hasanuddin International Airport menurut saya merupakan salah satu bandara paling bagus di Indonesia. Arsitektur bangunannya unik. Interiornya juga bagus, rapi dan bersih. Bangunanya  terinspirasi dari kearifan lokal suku-suku yang ada di Sulawesi Selatan.