Breaking News

Solusi, Enrekang Darurat Moral

 Siswanto Rawali, 


Assalamu'alaikum saudara-saudaraku.
Saya ikuti di media dan informasi langsung dari teman-teman di kampung (Enrekang-red). Ternyata kondisi moralitas generasi muda dan masyarakat kita semakin menghawatirkan. Pergaulan muda-mudi semakin tanpa batas, pelecehan seksual anak di bawah umur, remaja hamil paksa di luar nikah, sodomi, kasus HIV/AIDS, Narkoba dll sudah mewabah luas dan sampai di kampung-kampung paling terpencil.
  
Saudaraku....AYO BERGERAK SELAMATKAN KAMPUNG HALAMAN KITA. Sekecil apa pun itu, jelasnya kita hurus berbuat. Kita hidup di zaman penuh fitnah dunia. Fitnah terbesar yang kita hadapi sekarang ini adalah Budaya Materialisme, Individualisme yang dibawa oleh serbuan budaya global dengan Teknologi tanpa kendali. Semoga kita diselamatkan oleh Allah SWT dari  fitnah-fitnah  akhir zaman sekarang ini.

Atas fenomena tersebut, menurut saya, solusinya adalah:

1). Agenda pembangunan daerah fokuskan ke pendidikan dan moral (ranahnya eksekutif-legislatif).

2). Berdayakan lembaga masyarakat desa untuk bersama-sama mengawal moralitas masyarakat.

3) Massifkan pencerahan ke masyarakat dengan tema Selamatkan Generasi Massenrempulu. Peranan tokoh-tokoh  Agama, Sekolah dan Orang Tua sangat menentukan. Kumpulkan mereka dalam satu forum, berikan gambaran betapa meluasnya persoalan kebobrokan moral saat ini di masyarakat khususnya generasi muda. Apa penyebabnya, solusinya dan dimana peran mereka.

 4). Perbanyak kuantitas dan tingkatkan kualitas Training-training Kepemimpinan dan  KeIslaman di kalangan pelajar dan mahasiswa. Disinilah Peranan Ormas seperti  Muhammadiyah-NU, OKP, BKPRMI, HPMM, HIKMA dll.

5). Dorong Pemda dan DPRD mengakokasikan anggaran pembangunan asrama siswa model boarding school di setiap kecamatan. Jadi siswa yang dari kampung-kampung  yang jauh menginap di asrama, ada program pembelajarannya dan dipantau oleh guru yg dipercaya.

6) Dorong aparat penegak hukum menegakkan aturan yang tegas tentang larangan miras, narkoba, seks bebas, dan perbuatan asusila lainnya.

 7). Dorong masyarakat Massenrempulu secara luas untuk peduli terhadap lingkungan yang mempertontonkan perilaku asusila yang sangat merusak. Contohnya pelaku hajatan yang mengundang electone 'candoleng-doleng'  dan joget house music tengah malam serta rumah-rumah  tangga yang memutar film porno dengan mengikutkan orang lain khususnya anak-anak.


#SAVE MASSENREMPULU



oleh : Siswanto Rawali
Candidat Doktor Universitas Padjadjaran Bandung