Breaking News

Hulu Korupsi di Indonesia Adalah Kemiskinan


Formaspul - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat penduduk Indonesia yang masih hidup di bawah garis kemiskinan hingga September 2015 mencapai 28,51 juta atau 11,13% dari total penduduk Indonesia. Namun, jika dibanding periode September 2014 angka terus meningkat.

Pada periode September 2014 jumlah penduduk miskin masih sekitar 27,73 juta jiwa‎ atau 10,96% dari penduduk Indonesia. Dibanding September 2015, jumlah penduduk miskin meningkat sekitar 780 ribu jiwa.

Mereka yang miskin akan mencari cara agar dapat memenuhi kebutuhan hidupnya, hingga demi kepentingan perut hari ini apapun dilakukannya agar perut mereka terisi. Ketika dihadapkan pada pilihan politik (memilih pemimpin) yang ada dibenaknya adalah adakah ruang yang bisa menyambung hidupnya meski hanya untuk hari ini, kelompok yang rentan dengan money politik. Maka istilah ambil uangnya jangan pilih orangnya justru tidak berlaku untuk tingkat masyarakat miskin, yang terbanyak memberi periuklah yang mereka pilih.

Ilmu politik mempelajari suatu segi khusus dari kehidupan masyarakat yang menyangkut soal kekuasaan. Politik merupakan studi  khusus  tentang  cara-cara  manusia  memecahkan permasalahan bersama dengan manusia yang lain. Dengan kata lain, politik merupakan bermacam-macam kegiatan dalam suatu sistem politik atau negara yang menyangkut proses penentuan dan pelaksanaan tujuan-tujuan. Untuk melaksanakan tujuan itu perlu ditentukan kebijakan-kebijakan umum yang menyangkut pengaturan dan pembagian atau alokasi sumber-sumber dan berbagai sumber daya vang ada. Untuk itu diperlukan kekuatan (power) dan kewenangan (aiitliorlty). yang dipakai baik untuk membina kerja sama rnaupun untuk menyelesaikan konflik yang mungkin timbul dalam proses tersebut. Kekuasaan itu bisa dipakai secara persuasif bisa juga secara koersif (paksaan).

Dana money politik biasanya diperoleh dari dua sumber. Pertama, berasal dari pendukung yang memiliki kepentingan. Di Indonesia, hampir 60 persen diperoleh dari pengusaha. Kondisi ini berimplikasi serius yakni kebijakan pemerintahan yang terpilih akan mengutamakan kepentingan pengusaha yang mendukung. Kedua, dana berasal dari pribadi sehingga menciptakan politik balik modal. Dari perhitungan sederhana, praktik money politik membuka ruang yang sangat lebar untuk korupsi. Pasalnya ketika ia menduduki suatu jabatan, maka ia akan berusaha untuk mengembalikan dana yang telah ia habiskan melalui berbagai cara. Tak jarang, banyak pula wakil rakyat yang diberitakan telah melakukan berbagai penyimpangan dan pelanggaran hukum.

Dari fenomena diatas dapat diambil kesimpulan bahwa nyaris semua pemimpin dinegeri ini yang terjerat korupsi lahir dengan cara membeli suara rakyat. Dimulai dari pemilihan anggota legislatif, perwakilan daerah, bupati/walikota, hingga Gubernur. Untuk Presiden saat ini baik yang mantan Presiden maupun yang masih aktif sama sekali belum pernah tersentuh oleh rompi KPK. Lembaga anti rasuah ini hanya asyik bermain dihilir, padahal hulu dari korupsi ada pada tingkat kemiskinan masyarakat Indonesia. Dalam hal ini KPK harus berperan menjalankan fungsi pencegahannya.(team/formaspul)